Jakarta, September 2026 – Lima proyek arsitektur dengan fungsi dan karakter berbeda akan mewakili Indonesia dalam ajang ASEAN Steel Architectural Awards 2026 di Bangkok, Thailand. Empat diantaranya merupakan pemenang Steel Architectural Awards (SAA) Indonesia 2026, mulai dari kategori hunian, industri, komersial, hingga fasilitas publik. Di samping itu terdapat satu proyek penerima penghargaan khusus kategori Lasting Beauty of COLORBOND® Steel, diberikan kepada bangunan dengan material COLORBOND® Steel yang memiliki nilai estetika dan ketahanan jangka panjang serta beroperasi penuh minimal lima tahun.
Ajang yang diselenggarakan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) bersama PT NS BlueScope Indonesia ini menyoroti eksplorasi material baja dalam berbagai proyek arsitektur. Tahun ini, lima proyek terpilih dinilai mewakili beragam pendekatan penggunaan baja sesuai fungsi dan karakter bangunan.
Lantas, proyek apa saja yang akan membawa nama Indonesia ke tingkat ASEAN?
- IC House: Eksplorasi Baja untuk Hunian

IC House merupakan proyek hunian karya Angkasa Architects dengan arsitek Ar. Jeffri Angkasa, IAI. Proyek ini mengeksplorasi baja sebagai bagian dari atap dan struktur bangunan sekaligus mendukung fleksibilitas pengaturan ruang.
Pendekatan tersebut dipadukan dengan upaya menghadirkan pencahayaan alami dan kebutuhan hunian yang nyaman. Atap dan struktur bangunan juga dirancang untuk penggunaan jangka panjang. IC House terpilih sebagai pemenang kategori Residential dalam SAA Indonesia 2026. Informasi lebih lanjut terkait IC House terdapat pada laman berikut.
- Euroasiatic Head Quarter: Baja Large Span untuk Kebutuhan Industri

2026 ALL RIGHTS RESERVED BY NILAI ASIA
Dari sektor hunian, penggunaan baja beralih ke kebutuhan perkantoran dan operasional industri melalui Euroasiatic Head Quarter. Proyek karya PT Pandega Desain Weharima dengan arsitek Ar. M. Archica Danisworo, IAI ini menggunakan atap dinding struktur baja dengan bentang lebar atau long span. Pendekatan tersebut memberikan keleluasaan dalam pengaturan ruang untuk mengakomodasi berbagai aktivitas di dalam bangunan.
Material baja lapis juga menjadi bagian dari desain dengan mempertimbangkan kebutuhan bangunan dan kondisi lingkungan. Proyek ini meraih penghargaan kategori Industrial dalam SAA Indonesia 2026. Informasi lebih lanjut terkait Euroasiatic Head Quarter terdapat pada laman berikut.
- Jakarta Premium Outlet: Baja pada Fasilitas Komersial

Eksplorasi baja juga terlihat pada proyek komersial berskala besar, Jakarta Premium Outlet. Proyek karya PT Pandega Desain Weharima dengan arsitek Ar. M. Archica Danisworo, IAI ini dirancang untuk mengakomodasi aktivitas pengunjung sekaligus kebutuhan operasional fasilitas komersial.
Material baja lapis atau coated steel digunakan dalam konstruksi bangunan dengan mempertimbangkan karakter ruang serta kondisi luar ruangan. Penggunaan material tersebut turut menjadi bagian dari pendekatan desain Jakarta Premium Outlet. Proyek ini terpilih sebagai pemenang kategori Commercial dalam SAA Indonesia 2026. Informasi lebih lanjut terkait Jakarta Premium Outlet terdapat pada laman berikut.
- Desa Binaan Tampelas: Baja untuk Fasilitas Publik

Penggunaan baja dalam SAA Indonesia 2026 juga hadir pada proyek yang berkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat. Desa Binaan Tampelas masuk dalam kategori Public & Institutional. Proyek ini dirancang oleh PT Pandega Desain Weharima dengan Ar. Prasetyoadi, IAI sebagai arsiteknya.
Sebagai fasilitas publik dan kelembagaan, bangunan tersebut dirancang untuk mendukung aktivitas masyarakat dan penggunaan ruang dalam jangka panjang. Baja digunakan untuk mendukung atap dan struktur sekaligus memberikan fleksibilitas dalam proses konstruksi dan pengaturan ruang. Desa Binaan Tampelas kemudian terpilih sebagai pemenang kategori Public & Institutional dalam SAA Indonesia 2026. Informasi lebih lanjut terkait Desa Binaan Tampelas terdapat pada laman berikut.
- Abadi Klender Center: Menjaga Estetika dan Warna Material

Berbeda dari empat proyek sebelumnya, Abadi Klender Center mendapatkan penghargaan khusus Special Recognition – Lasting Beauty of COLORBOND® Steel. Proyek karya PT Pavilion Sembilanlima dengan arsitek Ar. Cahyo Wilis Candrawan, IAI., GP tersebut menyoroti penggunaan material COLORBOND® Steel, terutama dari aspek estetika dan ketahanan warna.
Bertepatan dengan peringatan 60 tahun merek global COLORBOND® Steel pada 2026, penghargaan khusus ini memberikan apresiasi kepada pelaku industri yang mengaplikasikan COLORBOND® Steel pada proyek bangunannya. Kategori ini menyoroti keunggulan material dalam mempertahankan karakter visual, warna, dan kualitas estetika meski terpapar cuaca serta kondisi lingkungan dalam jangka panjang. Informasi lebih lanjut terkait Abadi Klender Center terdapat pada laman berikut.
Lima Proyek Wakili Indonesia di Bangkok
Kelima proyek tersebut selanjutnya akan dibawa ke tingkat regional melalui ASEAN Steel Architectural Awards 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 20 November 2026 di Bangkok, Thailand. Ajang tersebut akan mempertemukan peserta dari Indonesia, Malaysia, Vietnam, dan Thailand. Pemenang utama tingkat ASEAN akan mendapatkan hadiah berupa Architecture Learning & Networking Trip selama satu minggu ke fasilitas utama BlueScope di Australia.
Vice President Marketing and Sales PT NS BlueScope Indonesia Irfan Fauzie mengatakan ajang tersebut menjadi kesempatan bagi karya arsitek Indonesia untuk diperkenalkan di tingkat regional. “Kami optimistis karya-karya arsitek Indonesia dapat bersaing dengan baik di tingkat regional ASEAN. Ajang ini menjadi wadah untuk menunjukkan kualitas standar arsitektur dan inovasi material dari Indonesia ke kancah internasional,” ujar Irfan.
Steel Architectural Awards (SAA) Indonesia 2026 merupakan penyelenggaraan keempat yang diinisiasi oleh PT NS BlueScope Indonesia (setelah 2017, 2019, dan 2024). Bekerja sama dengan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), program SAA ID 2026 dirancang melalui proses kurasi ketat oleh dewan juri profesional di bidangnya untuk menjaring perwakilan karya arsitektur baja terbaik Indonesia ke ajang regional ASEAN.

